13 Keluarga Korban Kebakaran Glodok Plaza Laporkan Kehilangan Anggotanya ke RS Polri: Upaya Identifikasi dan Harapan Keluarga – Kebakaran hebat yang melanda Glodok Plaza di Jakarta Barat pada Rabu malam, 15 Januari 2025, telah meninggalkan duka mendalam bagi banyak keluarga. Hingga saat ini, sebanyak 13 keluarga telah melaporkan kehilangan anggota keluarga mereka ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri (RS Polri) Kramat Jati, Jakarta Timur. Proses identifikasi korban kebakaran ini melibatkan pencocokan DNA dari keluarga kandung korban, seperti orang tua, untuk memastikan identitas jenazah yang ditemukan di lokasi kejadian.

Baca juga : Wali Kota Medan Bobby Nasution Angkat Bicara soal Siswa SD Swasta Belajar di Lantai

Kronologi Kebakaran Glodok Plaza

Kebakaran yang terjadi di Glodok Plaza diduga bersumber dari tempat hiburan yang berada di lantai 7 gedung tersebut. Api dengan cepat menyebar ke seluruh bagian gedung, menyebabkan kerusakan parah dan menimbulkan korban jiwa. Personel pemadam kebakaran bekerja keras untuk mahjong memadamkan api dan melakukan evakuasi korban. Setelah beberapa jam, kebakaran berhasil dipadamkan, namun proses pendinginan dan evakuasi korban masih terus dilakukan.

Proses Identifikasi Korban

Proses identifikasi korban kebakaran Glodok Plaza dilakukan dengan hati-hati dan teliti. Kabid Disaster Victim Identification (DVI) Biro Kedokteran Kepolisian, Kombes Pol. Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa identifikasi diawali dengan pengambilan sidik jari, kemudian gigi, dan akhirnya DNA. Pencocokan DNA membutuhkan waktu hingga dua minggu, tergantung pada kompleksitas proses di laboratorium.

Sampel DNA dari keluarga korban dikumpulkan untuk dicocokkan dengan DNA jenazah yang ditemukan. Salah satu sampel DNA bahkan dikirim dari Malang melalui RS Bhayangkara Batu dan sedang dalam rajamahjong perjalanan menuju Jakarta. Hingga kini, tujuh jenazah telah berhasil dievakuasi dari reruntuhan Glodok Plaza, dan proses pemeriksaan awal telah selesai dilakukan.

Harapan Keluarga Korban

Keluarga korban yang melaporkan kehilangan anggota keluarga mereka berharap agar proses identifikasi dapat segera memberikan kepastian. Fauzi menyatakan bahwa pihak RS Polri terus berupaya menyelesaikan proses ini secepat mungkin agar keluarga korban mendapatkan kejelasan. Dengan adanya laporan dari 13 keluarga, data-data yang diperlukan untuk identifikasi telah dikumpulkan dan sedang dalam proses pencocokan.

Upaya Pemerintah dan Evaluasi Standar Keselamatan Gedung

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta telah menyatakan akan melakukan evaluasi terkait standar keselamatan gedung imbas peristiwa kebakaran hebat di Glodok Plaza. Evaluasi ini bertujuan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan dan memastikan bahwa gedung-gedung di Jakarta memenuhi standar keselamatan yang ketat.

Kesimpulan

Kebakaran Glodok Plaza telah menimbulkan duka mendalam bagi banyak keluarga yang kehilangan anggota keluarga mereka. Proses identifikasi korban yang melibatkan pencocokan DNA dari keluarga kandung korban sedang berlangsung, dan pihak RS Polri berupaya menyelesaikan proses ini secepat mungkin. Harapan keluarga korban adalah mendapatkan kepastian dan kejelasan mengenai nasib anggota keluarga mereka yang hilang. Selain itu, pemerintah juga berkomitmen untuk melakukan evaluasi standar keselamatan gedung guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.