sejarah desa ringintunggal

Sudah Tau Sejarah Desa Ringintunggal? Yuk Baca Sebentar!

Sudah Tau Sejarah Desa Ringintunggal?

Desa ini ada di Wilayah Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Desa Ringintunggal merupakan Desa yang masih Asri dengan berbagai Potensi dan Kelebihan.

sejarah desa ringintunggal

Pembangunan infrastruktur dan pengembangan kegiatan sosial masyarakat sangat aktif disini, hal tersebut terus dilaksanakan secara bertahap serta berkesinambungan hingga hari ini.

Karakter masyarakat Desa Ringintunggal secara umum yang mandiri dan berkembang.

Membuat segala lini pembangunan didesa sangat maju dan tidak kalah bersaing dengan desa-desa lainnya terutama di Kecamatan Gayam.

Desa Ringintunggal merupakan desa dengan penduduk terkecil di Kecamatan Gayam, dengan wilayah persawahan paling luas.

Kebanyakan masyarakat bermata pencaharian sebagai petani atau pengkebun.

Selain itu banyak juga profesi-profesi lain yang dijalani oleh masyarakatnya dengan merantau ke kota-kota besar.

Ada beberapa hal mendasar yang perlu dibahas ketika kita berbicara tentang Desa Ringintunggal, antara lain:

1. Sejarah Desa Ringintunggal.

Desa Ringintunggal berdiri hingga hari ini, mengalami beberapa siklus sejarah mulai dari berbagai perubahan nama desa dan perubahan pemimpin-pemimpin desa.

Pertama Masa Desa Klompit, sejarah mencatat pada sekitar sebelum tahun 1700 masehi, desa ini masih berupa hutan belantara dibawah kekuasaan Jepang yang kemudian menjadi Kabupaten Rajekwesi.

Didalam hutan belantara tersebut datang seorang wanita yang sakti dan merupakan pengembara yang mampu berbicara dengan makhluk gaib.

Dalam kepercayaan masyarakat, nama wanita tersebut adalah Sarikem.

Sarikem yang dalam perjalanan mengembaranya, menemukan telaga besar dengan sumber air yang jernih.

Orang sekarang menyebut telaga dengan sebutan sendang.

Sendang tersebut berada dibawah pohon yang sangat besar, pohon tersebut termasuk jenis pohon klompit.

Sarikem yang sudah menemukan sendang tersebut, kemudian bertapa didekat pohon klompit untuk beberapa waktu.

Setelah mentas dari pertapaanya, Sarikem berikrar “Kelak jika sudah ramai, tempat ini kuberi nama Klompit”.

Kedua Masa Desa Kempit, Sarikem yang memulai kehidupan sekaligus meramaikan wilayah sekitar sendang menghilang tanpa jejak.

Datang tiba-tiba, pergi tanpa meninggalkan tanda-tanda.

Saat kehidupan dan masyarakat mulai tumbuh, suasana sudah mulai ramai dengan gairah kehidupan, Sarikem pun pergi.

Masyarakat mulai bingung karena ditinggalkan oleh pemimpin sekaligus sanjungan yang sudah dianggap sebagai pelindung.

Sosok yang mampu mengayomi dan memimpin dengan baik dan dianut sepenuhnya oleh masyarakat.

Tidak mau masyarakat lebih menderita, para sesepuh dan tetua adat kampung berembuk untuk menemukan solusi terbaik untuk masalah ini.

Akhirnya dalam rembuk itu diputuskan Ranu Wijoyo sebagai pemimpin baru di Desa Klompit.

Sejarah mencatat, Ranu Wijoyo merupakan Kepala Desa pertama yang di angkat sekitar tahun 1852 masehi.

Pemerintahan yang baru dipusatkan di kediaman Ranu Wijoyo yang terletak di sebelah barat sendang besar dengan pohon klompit.

Tiga tahun berselang, yakni pada tahun 1855 masehi.

Bupati Bojonegoro pada saat itu, R. Adipati Tirtonoto 1, mengubah nama Desa Klompit menjadi desa Kempit.

Masa Desa Ringintunggal, Desa Kempit sudah masuk sekitar akhir tahun 1970-an.

Pada masa itu, situasi dan kondisi desa sedang sangat kacau.

Banyak huru-hara berkecamuk di masyarakat, menyebabkan ketertiban sangat tidak kondusif.

Hal ini disebabkan lengsernya pucuk kepemimpinan desa, Yahman Kepala Desa pada masa itu.

Para tokoh agama, tokok masyarakat, pamong desa, LKMD, dan seluruh unsur masyarakat yang ada berembuk untuk menyelesaikan masalah.

Keputusan dari pertemuan sekaligus musyawarah tersebut adalah mengubah nama Desa Kempit menjadi Desa Ringintunggal.

Dan sesegera mungkin untuk mengangkat Kepala Desa yang baru.

Akhirnya keputusan itu segera disampaikan kepada Bupati Bojonegoro yang pada masa itu dipimpin oleh Drs. Suyono.

Pada hari Kemis Wage tanggal 30 November 1978, perubahan nama dari Desa Kempit menjadi Desa Ringintunggal disetujui.

Secara resmi, pada tanggal tersebut Bupati Bojonegoro Drs. Suyono meresmikan nama baru sekaligus ditandai dengan penanaman pohon beringin.

Hadir juga pada peresmian itu MUSPIDA Bojonegoro yaitu Komandan Kodim 0813/Bojonegoro dan Kepala Polres Bojonegoro.

2. Mantan Kepala Desa.

Desa Ringintunggal dengan berbagai cerita dan dinamikanya, memiliki pemimpin-pemimpin yang tercatat dalam sejarah hingga hari ini.

Nama-nama mantan kepala Desa Ringintunggal yang bisa tercatat mulai dari tahun 1852 hingga hari ini.

Berikut nama-nama beliau :

  1. Ranu Wijoyo (Tahun 1852-1887).
  2. Suro Sedono (Tahun 1887-1899).
  3. Karyadi (Tahun 1899-1907).
  4. Karto Sedono (Tahun 1907-1914).
  5. Peno (Tahun 1914-1921).
  6. H. Abdul Manan (Tahun 1921-1937).
  7. H. Idris (Tahun 1937-1940).
  8. H. Ali Mukti (Tahun 1940-1972).
  9. Tidak Ada Pemimpin (Tahun 1972-1973).
  10. Pelda (TNI) Moh. M. Munir (Tahun 1973-1978) sebagai PJ Kades.
  11. Marwi (Tahun 1978-1979) sebagai PJ Kades.
  12. Moh. M. Munir (Tahun 1979-1990).
  13. Sidig (Tahun 1990-1999).
  14. Kundori (Tahun 1999-2007).
  15. Pandil (Tahun 2007-2019).
  16. Abdul Hakim (Tahun 2019-2019) sebagai PLT Kades.

Dan masih banyak lagi beberapa hal yang belum dibahas mengenai Desa Ringintunggal.

Jangan lupa share ya?

Belum Ada Rating.

Bantu Kami Menjadi Lebih Baik. Berikan Rating Pada Kami :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *