kinerja dan gaji perangkat desa ringintunggal

Kinerja dan Gaji, Mana yang harus didahulukan?

Judul dari berita kali ini memang agak sedikit kurang enak didengar, tapi bagi orang yang mau berbenah dan berbesar hati mengambil apa yang baik dari sebuah kritik.

Ini bukan lah hal yang harus diperdebatkan lebih panjang.

Selama beberapa bulan BPD Desa Ringintunggal bekerja, sejak SK turun bulan Mei lalu.

Banyak hal memang yang ingin kami sampaikan kepada masyarakat terutama di Desa Ringintunggal.

kinerja dan gaji perangkat desa ringintunggal

Namun sebelum kami menyampaikan sesuatu, tentu saja kami ingin mendengar terlebih dahulu apa saja masalah dan keluhan yang ada di dalam benak masyarakat.

Alhamdulillah hingga hari ini, sudah ada beberapa pengaduan yang masuk. Semuanya sudah kami proses lebih lanjut melalui berita acara dan sudah kami sampaikan kepada pihak yang berwenang.

Ada beberapa pengaduan yang sudah selesai, ada yang masih menunggu jawaban. Itu memang wajar, karena tidak semua masalah bisa diselesaikan secara instan.

Selanjutnya kami ingin mengajak masyarakat untuk mulai kritis dan tanpa sungkan menyampaikan masukan kepada Pemerintah Desa.

Salah satu tugas utama dari BPD adalah melakukan pengawasan terhadap kinerja Pemerintah Desa.

Namun ini adalah tugas berat, secara struktur memang ini tugas kami. Tapi tanpa adanya dukungan dari semua masyarakat, kerja kami tidak akan bisa maksimal.

Kami yakin, ketidakpedulian masyarakat terhadap Pemerintah Desa Ringintunggal sudah menancap erat dan sulit dirubah.

Buktinya? Apakah masyarakat tau bahwa hingga hari ini Pemerintah Desa tidak memiliki absensi walaupun cuma secarik kertas?

Apakah masyarakat tau berapa gaji dan apa saja tunjangan yang diterima oleh Perangkat Desa?

Apakah masyarakat tau berapa luas tanah bengkok dan potensi penghasilan yang didapat setelah panen?

Apakah masyarakat juga tau berapa kali perangkat desa masuk kerja dalam sebulan?

Apakah masyarakat juga tau bahwa sekali lagi, hingga hari ini Pemerintah Desa tidak memiliki Peraturan Desa (PERDES) yang mengatur hari kerja dan jam kerja?

Kami sangat yakin, hampir 95% masyarakat yang kami temui tidak akan bisa menjawab pertanyaan ini.

Jadi? Salah kah ketika Perangkat Desa malas-malasan? Tidak…

Salah kah ketika gaji lebih besar dari kinerja? Tidak…

Mereka tidak salah sama sekali!

Karena apapun yang terjadi di kantor, di proyek, bahkan di keseharian Perangkat Desa, masyarakat tidak ada yang peduli.

Untuk mengubah ini semua, kita harus sama-sama sadar bahwa yang harus berubah adalah semua pihak.

Semua warga yang ada di Desa Ringintunggal harus berubah bersama-sama. Jangan ada yang saling menyalahkan lagi.

Perangkat Desa mulai memperbaiki kinerjanya, masyarakat mulai memperbaiki kepeduliannya.

Mari mulai sekarang kita bergandengan tangan, kita rubah semua hal buruk di masa lalu menjadi lebih baik.

Agar Desa Ringintunggal kita tercinta menjadi Desa yang maju, mandiri, dan sejahtera seperti yang kita impikan bersama.

Mulai sekarang, ayo masyarakat mulai lebih sering membaca informasi yang ada.

Mulai dari hal yang paling sederhana, berikut profil dari Perangkat Desa Ringintunggal. Klik Disini!

Semoga artikel ini bermanfaat. Jangan lupa share ya?

4.25/5 (4)

Bantu Kami Menjadi Lebih Baik. Berikan Rating Pada Kami :

1 thought on “Kinerja dan Gaji, Mana yang harus didahulukan?”

  1. Nuwun sewu Kalo menurut saya harus seimbang, Antara Jam kerjanya dg Honornya, mengingat mulai per 15 juli 2019 semua dinas instansi d bojonegoro sdh menggunakan absensi Finger Print, alangkah indahnya pemdes juga menyiapkan Finger tsb, sbg monitor kehadiran pemdes setiap harinya, dan setiap bulan d cetak. Dan tdk menutup kemungkinan jangan hanya Cek In dan Cek Out Saja. Kita harapkan harus mengantor, tuk absen finger sdh d berlakukan d sekokah d naungan diknas dan di naungan kemenag. Tuk d naungan kemenag sdh d laksanakan 6 th yang lalu, tuk d naungan diknas SD/SMP/ SMA bru d laksanakan per 15 juli 2019, Terima kasih

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *